MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN ( MEA ) , BERSIAP ATAU TERTINGGAL

Masyarakat-Ekonomi-Asean-Tantangan-Indonesia-2015

Oleh : Ir. H. Sutopoh, MM

Sejak disepakatinya BLUE PRINT MASYARAKAT EKONOMI ASEAN ( MEA ) di Singapore pada saat KTT ASEAN ke 13 tahun 2007 bahwa akhir tahun 2015 kawasan Asean diimplementasikan hubungan MEA.

Semua Negara-negara ASEAN sibuk melakukan perencanaaan dan berusaha untuk kesiapan masyarakatnya dalam rangka hal tersebut, tidak ketinggalan untuk Indonesia sendiri telah mencapai pencapaian sekitar 80.37 % pada tahun 2009 saat dilakukan survey oleh Sekretariat ASEAN.

 

Kesiapan yang dilakukan oleh Pemerintah tidaklah cukup tapi juga oleh kita semua yang merupakan bagian pelaku MEA, sehingga Bangsa kita mempunyai daya saing dan manfaat yang nyata dalam membangun perekonomian Bangsa serta peningkatan taraf hidup masyarakat secara umum.

Individu – individu yang berkarakter dan memiliki kepribadian yang baik adalah bagian dari ketersediaan Sumber Daya Manusia yang wajib dimiliki oleh Bangsa ini, oleh karena itu secara garis besar kompetensi yang dibutuhkan untuk Generasi mendatang meliputi : SKILL, KNOWLEDGE DAN ATTITUDE.

SKILL / KETERAMPILAN

Berapa banyak hingga saat ini belum ada data yang akurat untuk menghitung jumlah Tenaga Kerja atau Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang memiliki keterampilan khusus , namun yang jelas pada saat Perusahaan membutuhkan Tenaga Kerja Khusus dengan Keterampilan tertentu sangat sulit mendapatkannya, misalnya Ahli K 3, Welder, ahli CNC, Tenaga accounting dan sebagainya sebagian besar pendidikan Menengah Atas tidak dipersiapkan untuk Tenaga Kerja Trampil, jangankan Sekolah Umum, sekolah Kejuruan saja banyak lulusannya tidak menguasai apa yang dibutuhkan Industri atau Perusahaan.

 

KNOWLEDGE / PENGETAHUAN

Kegiatan Belajar Mengajar siswa bahkan Perguruan tinggi kurang menanamkan RASA KEINGINTAHUAN dan MENINGKATKAN MINAT MEMBACA sehingga tidak sedikit orang yang lulus perguruan tinggi sangat rendah pengetahuan umum bahkan pengetahuan apa yang telah dipelajarinya.

 

ATTITUDE / SIKAP

Pengaruh bebas dari informasi dan teknologi sangat mempengaruhi sikap Bangsa ini, sehingga tidak sedikit dari anak- anak bangsa ini yang mengabaikan Kesopanan, Kerja sama atau Gotong royong, Menghargai orang lain dan sebagainya , Bahkan budaya menghasut dan gossip saat ini menjadi hal yang biasa.

Penulis mengajak marilah kita bangun negeri ini melalui perbaikan Skill, Knowledge dan Attitude dimulai dari keluarga kita, sehingga Bangsa ini akan lebih siap menghadapi kemajuan dalam pergaulan Internasional tanpa mengorbankan PRIBADI BANGSA INDONESIA YANG LUHUR. Semoga……………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>